Nilai Dollar AS memang sudah sangat Terlampau tinggi, hal ini dikatakan oleh Farial. Menurutnya Bankir Indonesia berupaya jangan sampai rupiah kembali ke Kisaran Rp 14 ribu per Dollar AS seperti yang telah terjadi beberapa Waktu yang lalu. Menurutnya Rupiah menguat berkat bantuan dari Pihak Investor Asing yang berbondong – bondong membanjiri dengan Dollar.
Ia menambahkan bahwa BI harus menargetkan Kurs Rupiah bisa bertahan dan menguat di pasaran atau setidaknya akan perkasa di Level Rp 13.500 per dollar AS. Pasalnya potensi nilai Tukar Rupiah terus terapresiasi sangat besar. Farial sendiri meramalkan bahwa Dollar AS bisa melemah hingga mencapai Level Rp 13.000,- per 1 Dollar AS.
Rupiah sekarang sudah di Level Rp 13.400 dari yang sebelumnya ditargetkan Rp 13.500 per dollar AS. Karena sangat memungkinkan rupiah semakin menguat bahkan tembus hingga di zona Rp 13.000 per dollar AS. Farial pun beralasan bahwa Harapan Besar itu datang dari derasnya Aliran dana Asing yang masuk melalui Indonesia sejak awal Oktober lalu dengan nilai yang diakumulasi hingga sekarang mencapai Rp 3 trilyun.
Investor melakukan Pembelian saham di pasar Modal sehingga berhasil mengauatkan pula Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Melihat kinerja Rupiah yang makin menguat sejak tanggal 2 Oktober 2015. Tak Butuh waktu lama untuk Rupaih kembali menunjukan Keperkasaannya hingga menguat Rp 1.000 dalam kurun waktu sepekan. Penguatan ini memang membuat rekor baru sejak tahun 2006 mata uang garuda menguat sangat cepatnya.
Dan juga, tetap Cintai produk dalam negeri, kurangi pemakaian barang barang import, lakukan penghematan.. Hal besar bisa terpengaruh dari hal hal kecil yang kita lakukan..
Share berita ini, agar tren positif rupiah terus berlanjut, karena tren positif ini juga berkat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap rupiah.




0 Comments